Kamis, 15 November 2018

Contoh Menelaah Teks Persuasi yang Menggunakan Kata Penghubung bermakna Tujuan dan Hubungan Waktu


Contoh Menelaah Teks Persuasi yang Menggunakan Kata Penghubung bermakna Tujuan dan Hubungan Waktu



Judul Teks                   : Tuntutlah Ilmu Setinggi Mungkin, Kejarlah Ilmu Sejauh Mungkin
Sumber                        : Internet

  Ø            Teks Persuasi yang berjudul “Tuntutlah Ilmu Setinggi Mungkin, Kejarlah Ilmu Sejauh Mungkin”

Tuntutlah Ilmu Setinggi Mungkin, Kejarlah Ilmu Sejauh Mungkin

Tidak ada istilah ‘terlalu muda’ dalam mengukir prestasi, begitu pula tidak istilah ‘terlalu tua’ untuk menuntut ilmu. Ungkapan tersebut nampaknya sangatlah tepat untuk menggambarkan orang orang luar biasa seperti Shigemi Hirata. Pada usianya yang ke 96 tahun, Shigemi Hirata mampu mendapatkan gerlar sarjananya sekaligus dinobatkan sebagai sarjana tertua oleh Guinness World Records.

Hirata yang lahir pada 1919 silam, mulai mengerjar gelar sarjananya ketika berusia 85 tahun setelah ia pension, dan mengambil bidang studi seni keramik. Setelah sebelas tahun kemudian, Hirata pun akhirnya mendapatkan gelar Bachelor of Arts dari Kyoto University of Art and Design setelah melalui perjuangan yang panjang. Meski begitu semangatnya dalam menuntut ilmu masih menggebu gebu, Hirata pun mempertimbangankan untuk melanjutkan ke sekolah pasca sarjana.

Di Palestina, seorang nenek yang berusia 82 tahun juga menjadi terkenal setelah kisahnya menjadi sarjana tersebar di dunia maya. Nenek Fatima mendapatkan gelar Sarjana Hadist dari Aqsa University, Gaza, Palestina. Meraih gelar sarjana merupakan impiannya yang akhirnya terwujud, setelah sebelumnya terpaksa tertunda di kala muda karena adanya konflik berkepanjangan di negaranya. Melihat perjuangan nenek tersebut, banyak netizen yang memberikan dukungan positif dan apresiasi terhadap semangat yang dimiliki nenek tersebut.

Satu lagi tokoh yang patut diacungi jempol semangatnya dalam menuntut ilmu ialah Diana Patricia Hasibuan. Nenek dari 13 cucu ini mampu meraih gelas master di usia yang tidak lagi muda, yakni 71 tahun. Prestasi tersebut mampu mencatatkan nama Patricia sebagai peraih gelar master tertua di Indonesia dan tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). Awalnya karena keadaan ekonomi yang tidak mendukung, Patricia harus rela mengubur mimpi masa mudanya menjadi seorang dokter. Meski pun begitu, Diana lantas tak surut semangatnya dalam menuntut ilmu, ia akhirnya mendaftarkan diri sebagai mahasiswa pada tahun 1998. Kini Patricia berniat untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S3 untuk mendapatkan gelar doctor, Patricia telah membuktikan jika usia bukanlah suatu halangan dalam menuntut ilmu dan pesan inilah yang ingin ia sampaikan pada generasi muda saat ini.

Sebagai generasi muda yang dianugerahi semangat serta kondisi yang masih prima hendaknya kita tidak boleh kalah dari tokoh tokoh tersebut. Pendidikan merupakan sesuatu hal yang penting dan sangat dibutuhkan saat ini. Tidak perlu takut dengan anggapan jika mengenyam bangku kuliah itu mahal karena sekarang banyak sekali beasiswa beasiswa yang diberikan oleh berbagai institusi, baik pemerintah maupun swasta. Tidak hanya kesempatan mengenyam pendidikan di Indonesia, kini kesempatan untuk menuntut ilmu ke luar negeri juga bukanlah hal yang mustahil dan sangat terbuka lebar saat ini. Oleh karena itu, kita hanya perlu punya niat dan semangat yang kuat serta bersungguh sungguh dalam menuntut ilmu untuk mendapatkan kesempatan-kesempatan tersebut.

Menuntut ilmu tidak hanya dibatasi oleh gelar akademik saja, melainkan menuntut ilmu juga dapat kita lakukan di mana saja dan kapan saja. Kita dapat meraih ilmu dari membaca buku buku, jurnal jurnal, bahkan dengan update tentang informasi terbaru dari berbagai situs pemberitaan maupun surat kabar. Selain itu, berkumpul dengan orang orang yang ahli di bidangnya maupun sekedar bertukar pikiran dengan orang-orang sekitar juga merupakan bentuk menuntut ilmu. Ilmu membuat seseorang menjadi orang yang berguna baik bagi diri mereka sendiri maupun orang lain, ilmu juga merupakan investasi terbaik ditengah kemajuan teknologi yang tak terbendung seperti saat ini, sehingga ilmu mampu membawa perubahan kehidupan ke arah yang lebih baik. Ilmu juga merupakan benteng terkuat diri kita dari hal-hal yang sifatnya mencelakaan baik baik diri kita sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, tuntutlah ilmu setinggi mungkin dan kejarlah ilmu sejauh mungkin!

  Ø             Hubungan Tujuan dan Hubungan Waktu yang terdapat pada Teks Persuasi yang berjudul “Tuntutlah Ilmu Setinggi Mungkin, Kejarlah Ilmu Sejauh Mungkin”

No.
Jenis Hubungan
Kata
Kalimat
1.       
Hubungan Tujuan
a)    untuk
1.      Tidak ada istilah ‘terlalu muda’ dalam mengukir prestasi, begitu pula tidak istilah ‘terlalu tua’ untuk menuntut ilmu
2.      Ungkapan tersebut nampaknya sangatlah tepat untuk menggambarkan orang orang luar biasa seperti Shigemi Hirata
3.      Meski begitu semangatnya dalam menuntut ilmu masih menggebu gebu, Hirata pun mempertimbangankan untuk melanjutkan ke sekolah pasca sarjana
4.      Kini Patricia berniat untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S3 untuk mendapatkan gelar doctor, Patricia telah membuktikan jika usia bukanlah suatu halangan dalam menuntut ilmu dan pesan inilah yang ingin ia sampaikan pada generasi muda saat ini
5.      Tidak hanya kesempatan mengenyam pendidikan di Indonesia, kini kesempatan untuk menuntut ilmu ke luar negeri juga bukanlah hal yang mustahil dan sangat terbuka lebar saat ini
6.      Oleh karena itu, kita hanya perlu punya niat dan semangat yang kuat serta bersungguh sungguh dalam menuntut ilmu untuk mendapatkan kesempatan-kesempatan tersebut
2.       
Hubungan Waktu
a)     ketika
1.      Hirata yang lahir pada 1919 silam, mulai mengerjar gelar sarjananya ketika berusia 85 tahun setelah ia pension, dan mengambil bidang studi seni keramik
b)    kemudian
1.      Setelah sebelas tahun kemudian, Hirata pun akhirnya mendapatkan gelar Bachelor of Arts dari Kyoto University of Art and Design setelah melalui perjuangan yang panjang
c)     akhirnya
1.      Setelah sebelas tahun kemudian, Hirata pun akhirnya mendapatkan gelar Bachelor of Arts dari Kyoto University of Art and Design setelah melalui perjuangan yang panjang
2.      Meraih gelar sarjana merupakan impiannya yang akhirnya terwujud, setelah sebelumnya terpaksa tertunda di kala muda karena adanya konflik berkepanjangan di negaranya
d)    setelah
1.      Setelah sebelas tahun kemudian, Hirata pun akhirnya mendapatkan gelar Bachelor of Arts dari Kyoto University of Art and Design setelah melalui perjuangan yang panjang
e)     awalnya
1.      Awalnya karena keadaan ekonomi yang tidak mendukung, Patricia harus rela mengubur mimpi masa mudanya menjadi seorang dokter
f)     kini
1.      Tidak hanya kesempatan mengenyam pendidikan di Indonesia, kini kesempatan untuk menuntut ilmu ke luar negeri juga bukanlah hal yang mustahil dan sangat terbuka lebar saat ini